Free Widgets

Kamis, 02 Juni 2016

Fantasi Hanyalah Imajinasi

Bacalah kisah ini dengan penghayatan tinggi

_________________________________________________________________________________

Sejauh ini aku telah menjalani hariku
Berjalan hingga jauh dari kenagan masa itu
Itu hanyalah kenangan
Kenangan yang cukup mengisi pikiranku setiap hari

Kenangan itu membuatku berangan-angan
Berfantasi
Seakan hal itu benar-benar terjadi
Tetapi apa daya
Fantasi itu bukanlah hal nyata
Fantasi hanyalah imajinasi dan fiktif belaka
Entah sampai kapan aku mengenang kenangan itu
Jujur cukup saja lelah berimajinasi atau berekspektasi
Ketika diriku mempunyai sesuatu yang baru..tetap saja terkadang kenagan itu merasuki pikiranku
Ketika kumendengar sebuah lirik lagu
Kebetulan lagu itu mengingatkanku pada kenangan itu



Kenapa masih saja mampir ke dalam pikiranku?


Cukup

Cukup

Berhentilah



Itu hanya kenangan masa lalu yang tak terwujud
Terkadang aku merasa bingung pula
Karena kenangan itu sedikit meyakinkanku tentang sesuatu yang menjadi ekspektasiku
Setelah hujan deras tergantikan dengan padi menguning
Kenangan yang meyakinkan itu musnah sudah
Entah tertiup angin,
Terbakar oleh efek rumah kaca karena tingginya tingkat karbon dioksida di udara,
Terkubur tanah longsor,
Dimakan detritivor,
Terkena asam sulfat bakteri anaerob,
Atau apa?
Menurutmu apa?

Jelas diriku sendiri tak bisa menjawabnya.

Mungkin bagian dari kenangan itu telah bahagia di tempat lain
Melupakan semua yang telah terjadi dengan sesuatu yang baru

Tapi tak apa..
Aku yakin masih ada hari esok yang dapat membuat kenangan lebih indah dari masa lalu
Jadikanlah sejarah untuk motivasi perubahan.

---------------------------------------------------------------------------------------------
Sekarang saatnya berjuang di kehidupan baru yang bisa dibilang cukup berat.


Aku tak tau apa, bagaimana, dan dimana sebagian kenagan itu sekarang..
Apakah dia bahagia?
Kudoakan yang baik-baik agar dia tidak pernah mengecewakan dengan apapun yang dilakukannya.
Karena kebaikan akan terbalas dengan kebaikan. Ya..apakah kau tau proverbnya?


Menurutmu ini lebih baik dari yang kau kira?
Kita lihat saja nanti.


Perubahan telah mengantarkan kita menuju masa depan yang harus kita perjuangkan.


Selamat tinggal kenangan imajinasi,
Ku siap menyambut masa yang akan datang,
Entah bagaimanapun adanya
Perjuangkanlah!



Terakhir,


Aku hanya ingin melupakan kenagan itu dengan baik-baik.
Tak perlu melakukan cara berlebihan untuk membakar kenagan itu.
Jika teringat, ingatlah hanya untuk sesaat.
Semakin lama semakin menghilang.
Karena sebagian dari kenangan itu sudah pudar, walaupun masih terdapat segelintir kecil dari itu semua.

_________________________________________________________________________________


May your dreams defy the laws of gravity,
Believe there are no limits, then fly.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar