![]() |
| Sumber: Unsplash by Bryan Minear |
Sudah lama aku mengenalmu
Kurang lebih tiga tahun yang lalu
Tetapi baru kemarin aku bercakap denganmu dengan sebuah percakapan singkat
Percakapan ringan, ya sangat ringan
Saat itu aku merasa cukup bersyukur karena biasanya aku tidak pernah bercakap denganmu
Ya, aku ingat petang itu.
Kesempatan itu datang untukku
Dari yang aku tahu melalui teman-temanku, di dunia luar kau tampak biasa-biasa saja, santai, dan tidak memikirkan hal-hal yang berat.
Aku ingin bertanya
Apakah kau baik-baik saja?
Kemana dirimu yang dulu?
Kau tidak sekuat dirimu yang dulu
Kau rapuh dalam tembok tebal yang membatasi dirimu
Kau telah
Jauh
Bahkan sangat jauh
Tenggelam
Aku tahu, meskipun aku bukanlah bagian dari sisi kehidupanmu
Aku sebenarnya ingin membantumu keluar dari sana,
Bukan aku, mungkin sahabat-sahabatmu.
Ya, dia yang juga sahabatku.
Tidakkah kau sedikit mendengar kegelisahan mereka?
Mereka terus menyimpanmu dalam ruang pikiran mereka
Mengkhawatirkan dirimu
Mengasihani dirimu
Menginginkan dirimu yang dulu kembali
Tetapi apa yang terjadi sekarang?
Kau lupa?
Dirimu yang dulu?
Sebenarnya kemanakah kau tenggelam?
Ke hutan yang membuat dirimu lupa arah?
Atau ke laut yang membuatmu yakin akan ada sesuatu di sana?
Hey kawan,
Seharusnya bukan kesana
Kau masih punya dirimu yang dulu
Tanpa tembok yang menutupi kerapuhamu
Aku tahu kau adalah seorang yang kuat
Kau bisa hadapi semua ini dengan dirimu sendiri yang dulu
Janganlah tenggelam menuju tempat lain yang jauh
Kau ini dekat, dengan kami sahabat-sahabatmu
Meskipun yang lain tak lagi memberikan belaian lembut padamu
Jangan pergi dan tenggelam ke sana
Masih banyak orang yang ingin melihat sesosok dirimu yang dulu
Ya, sangat banyak
Hanya inilah yang dapat aku lakukan,
Membantu sahabatku mengangkat dirimu yang tenggelam
Cepat kembalilah kawanku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar